PUJESA IN ACTION 2016




Apa itu Drama dan Teater? Pengertian drama dan teater hampir sama namun berbeda. Bingung? Kira-kira begini, pengertian pertama terkait teater adalah panggung, pertunjukan, gedung atau auditorium. Masih mengenai teater, pengertian yang kedua adalah kisah hidup yang dipentaskan dihadapan banyak orang. Lalu apa perbedaannya dengan drama?  Sebenarnya pengertian drama juga berbeda-beda, namun ada benang merah yang berhubungan disini. Pengertian drama adalah cerita yang memiliki konflik dalam bentuk dialog yang menggunakan aksi dan percakapan didepan penonton. Contoh dari teater : Wayang, Reog,sulap, ludruk, dll, sedangkan drama lebih banyak mengangkat cerita kehidupan manusia  yang dipentaskan dalam bentuk akting, dimana ada percakapan, tokoh,cerita,konflik,setting suasana,tempat waktu,dan pesan didalamnya, dan iringan musik. ( Sumber: Caramembedakan.blogspot.com )


Dari penjelasan diatas, terdapat perbedaan yang jelas antara drama dan teater. Diantaranya adalah dari kerumitan dan detail persiapan mulai dari skenario sampai dengan pementasannya. Pasti sangat menyenangkan jika bisa menyajikan pertunjukan teater di desa kami, tapi kami belum cukup pengalaman jika harus mengadakan pertunjukan besar seperti teater. Selain kurangnya pengalaman, rumitnya persiapan pentas seperti skenario, kostum, acting pemain dan dana yang pasti sangat besar masih menjadi kendala bagi kami. Pujesa masih sangat awam dengan dunia seni peran seperti drama dan teater. Namun berbekal dari pengalaman kami di tahun 2015 lalu dan masyarakat yang sangat mendukung di adakannya pentas drama tahun lalu, kami pengurus Karang Taruna PUJESA sepakat untuk menampilkan pentas drama dalam rangka memperingati Hut RI Ke 71 di desa kami.


Drama kali ini mengusung tema kemerdekaan, dengan judul “ Surti Where Are You? “. 
Dari judulnya teman – teman pembaca mungkin bertanya–tanya, apa hubungannya kemerdekaan dengan surti? Pahlawan juga bukan... hehehe. Admin juga sempat heran saat terima skenario dari Mba Mudrikah. Masih ingat kan dengan mba dikkah? Beliau adalah wakil ketua umum Karang Taruna Pujesa dan penulis skenario untuk drama tahun ini ^_^.  Nah.. balik lagi ni, kenapa judulnya itu? Hubungannya apa? Karena pemeran utamanya adalah “Surti” dan hubungannya? “ga ada”  guuubbrrrraaaaaaakkkkk........


Kurang lebih sinopsisnya seperti ini :


Surti adalah anak petani dan kembang desa yang diculik pada saat membantu ayahnya memanen jagung dan dijadikan tawanan oleh belanda. Karena itu judulnya “Surti Where Are You?” dikarenakan para pejuang indonesia berusaha menyelamatkan surti dari tentara belanda. Strategi perang, gotong royong rakyat dalam bercocok tanam semua dikemas dengan apik yang penuh ketegangan, emosional, dan komedi tentunya. Pokoknya serrruuuuuuuu dan sangat lucuuuu.... nyesel deh yang ga nonton, hehehe...


Tapi tenang, admin selalu punya dokumentasi kegiatan Karang Taruna Pujesa ^_^, seperti apa keseruannya? 



 Adik- adik kecil kita yang keren banget narinya... semangat terus ya ^_^
 
Keseruan drama "Surti where are you? "
 

 Ibu - ibu PKK sedang sibuk menyiapkan konsumsi
Terima kasih Bu Retno sudah menjadi makeup artis dadakan buat pujesa
 Terima kasih pak lurah sudah menyempatkan hadir diacara kami...
Gimana teman-teman pembaca? Serrruuuuu kan? Rasa capek selama proses pembuatan skenario, latihan, persiapan kostum, tari, visual efek, dan memutar otak dalam pengadaan dana yang pasti cukup besar bagi kami. Semua terbayarkan dengan penampilan adik-adik dan anggota Karang Taruna Pujesa yang sangat luar biasa, terlepas dengan masih adanya beberapa kesalahan pada improvisasi, sound, dll. Hal itu tidak mempengaruhi kebahagian kami selaku pengurus. Apresiasi penonton yang luar biasa banyak, sampai harus berdiri di jalan karena kehabisan tempat duduk. 

Admin sangat bangga dengan kalian semua, apalagi Bapak Kepala Desa Urutsewu yang berkenan meluangkan waktunya untuk hadir dan menyaksikan  pentas drama tahun ini, Admin mewakili pengurus, anggota dan warga Dk Jetaksari Rt 003 Rw 003 Urutsewu mengucapkan terima kasih banyak, karena dengan kehadiran bapak dapat menambah semangat kami untuk terus berprestasi, berkreasi dan selalu berinovasi dalam meramaikan kegiatan – kegiatan pemuda pemudi yang bernilai positif  dan bermanfaat bagi orang lain.


Terima kasih sudah mampir ke Blog Pujesa. Buat teman-teman yang punya pengalaman kegiatan di tempat tinggal kalian, bisa ditulis di kolom komentar ya ^_^ jika ada kritik dan saran bisa melalui email kami atau di kolom komentar. Perubahan itu bisa dimulai dari diri sendiri. See you next article, Salam Pujesa ^_^

Komentar

  1. hehehehe.. q nyadar setelah H-6 sebelum pementasan. ga nyambung antara tema dan akhir cerita. GUBRAAAKKKKKK!!!!! Salah di eksekusi ending-nya. tentu banyak kurang dan salahnya selama buat naskah 2 x periode.moga kedepannya bisa lebih baik lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengalaman selalu jadi guru yg terbaik ya... semoga kedepannya bisa lebih baik lagi. Aminn

      Hapus

Posting Komentar

Silahkan jika anda ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan.