Apa itu Drama dan Teater? Pengertian drama dan teater hampir
sama namun berbeda. Bingung? Kira-kira begini, pengertian pertama terkait teater
adalah panggung, pertunjukan, gedung atau auditorium. Masih mengenai teater,
pengertian yang kedua adalah kisah hidup yang dipentaskan dihadapan banyak
orang. Lalu apa perbedaannya dengan drama?
Sebenarnya pengertian drama juga berbeda-beda, namun ada benang merah
yang berhubungan disini. Pengertian drama adalah cerita yang memiliki konflik
dalam bentuk dialog yang menggunakan aksi dan percakapan didepan penonton. Contoh
dari teater : Wayang, Reog,sulap, ludruk, dll, sedangkan drama lebih banyak
mengangkat cerita kehidupan manusia yang
dipentaskan dalam bentuk akting, dimana ada percakapan, tokoh,cerita,konflik,setting
suasana,tempat waktu,dan pesan didalamnya, dan iringan musik. ( Sumber: Caramembedakan.blogspot.com )
Dari penjelasan diatas, terdapat perbedaan yang jelas antara
drama dan teater. Diantaranya adalah dari kerumitan dan detail persiapan mulai
dari skenario sampai dengan pementasannya. Pasti sangat menyenangkan jika bisa
menyajikan pertunjukan teater di desa kami, tapi kami belum cukup pengalaman
jika harus mengadakan pertunjukan besar seperti teater. Selain kurangnya pengalaman,
rumitnya persiapan pentas seperti skenario, kostum, acting pemain dan dana yang
pasti sangat besar masih menjadi kendala bagi kami. Pujesa masih sangat awam
dengan dunia seni peran seperti drama dan teater. Namun berbekal dari pengalaman
kami di tahun 2015 lalu dan masyarakat yang sangat mendukung di adakannya
pentas drama tahun lalu, kami pengurus Karang Taruna PUJESA sepakat untuk
menampilkan pentas drama dalam rangka memperingati Hut RI Ke 71 di desa kami.
Drama kali ini mengusung tema kemerdekaan, dengan judul “
Surti Where Are You? “.
Dari judulnya teman – teman pembaca mungkin bertanya–tanya,
apa hubungannya kemerdekaan dengan surti? Pahlawan juga bukan... hehehe. Admin
juga sempat heran saat terima skenario dari Mba Mudrikah. Masih ingat kan
dengan mba dikkah? Beliau adalah wakil ketua umum Karang Taruna Pujesa dan
penulis skenario untuk drama tahun ini ^_^.
Nah.. balik lagi ni, kenapa judulnya itu? Hubungannya apa? Karena
pemeran utamanya adalah “Surti” dan hubungannya? “ga ada” guuubbrrrraaaaaaakkkkk........
Kurang lebih sinopsisnya seperti ini :
Surti adalah anak petani dan kembang desa yang diculik pada
saat membantu ayahnya memanen jagung dan dijadikan tawanan oleh belanda. Karena
itu judulnya “Surti Where Are You?” dikarenakan para pejuang indonesia berusaha
menyelamatkan surti dari tentara belanda. Strategi perang, gotong royong rakyat
dalam bercocok tanam semua dikemas dengan apik yang penuh ketegangan,
emosional, dan komedi tentunya. Pokoknya serrruuuuuuuu dan sangat lucuuuu.... nyesel
deh yang ga nonton, hehehe...
Tapi tenang, admin selalu punya dokumentasi kegiatan Karang
Taruna Pujesa ^_^, seperti apa keseruannya?
| Adik- adik kecil kita yang keren banget narinya... semangat terus ya ^_^ |
| Keseruan drama "Surti where are you? " |
| Ibu - ibu PKK sedang sibuk menyiapkan konsumsi |
| Terima kasih Bu Retno sudah menjadi makeup artis dadakan buat pujesa |
| Terima kasih pak lurah sudah menyempatkan hadir diacara kami... |
Gimana teman-teman pembaca? Serrruuuuu kan? Rasa capek selama
proses pembuatan skenario, latihan, persiapan kostum, tari, visual efek, dan
memutar otak dalam pengadaan dana yang pasti cukup besar bagi kami. Semua
terbayarkan dengan penampilan adik-adik dan anggota Karang Taruna Pujesa yang
sangat luar biasa, terlepas dengan masih adanya beberapa kesalahan pada
improvisasi, sound, dll. Hal itu tidak mempengaruhi kebahagian kami selaku
pengurus. Apresiasi penonton yang luar biasa banyak, sampai harus berdiri di
jalan karena kehabisan tempat duduk.
Admin sangat bangga dengan kalian semua,
apalagi Bapak Kepala Desa Urutsewu yang berkenan meluangkan waktunya untuk
hadir dan menyaksikan pentas drama tahun
ini, Admin mewakili pengurus, anggota dan warga Dk Jetaksari Rt 003 Rw 003
Urutsewu mengucapkan terima kasih banyak, karena dengan kehadiran bapak dapat
menambah semangat kami untuk terus berprestasi, berkreasi dan selalu berinovasi
dalam meramaikan kegiatan – kegiatan pemuda pemudi yang bernilai positif dan bermanfaat bagi orang lain.
Terima kasih sudah mampir ke Blog Pujesa. Buat teman-teman
yang punya pengalaman kegiatan di tempat
tinggal kalian, bisa ditulis di kolom komentar ya ^_^ jika ada kritik dan saran
bisa melalui email kami atau di kolom komentar. Perubahan itu bisa dimulai dari
diri sendiri. See you next article, Salam Pujesa ^_^

hehehehe.. q nyadar setelah H-6 sebelum pementasan. ga nyambung antara tema dan akhir cerita. GUBRAAAKKKKKK!!!!! Salah di eksekusi ending-nya. tentu banyak kurang dan salahnya selama buat naskah 2 x periode.moga kedepannya bisa lebih baik lagi.
BalasHapusPengalaman selalu jadi guru yg terbaik ya... semoga kedepannya bisa lebih baik lagi. Aminn
Hapus